Text
Asuhan Gizi pada Gangguan Ginjal Akut dan Penyakit Ginjal Kronik , ,
Asuhan Gizi pada Gangguan Ginjal Akut dan Penyakit Ginjal Kronik
Penyakit ginjal merupakan kondisi yang banyak ditemui di Indonesia, baik dalar tahap gagal ginjal akut (GGA) maupun penyakit ginjal kronik (PGK). Dalam laporannya, Pernefri menyebutkan bahwa 90% pasien yang menjalani hemodialisi (HD) memiliki diagnosis PGK stage akhir, 7% dengan diagnosis gagal ginjal akut, dan 3% disebabkan gagal ginjal akut pada gagal ginjal kronis.
Masalah malnutrisi sering kali menjadi suatu hal yang dapat memperburuk kondis pasien dengan penyakit ginjal. Selain beban penyakit, malnutrisi dilaporkan juga lebih tinggi terjadi di negara berkembang dibandingkan negara maju. Prevalens malnutrisi pada pasien PGK di Indonesia dilaporkan mencapai 70%. Upaya penanggulangan malnutrisi perlu dilakukan terutama oleh dietisien, nutrisionis maupun tenaga kesehatan terkait untuk mencegah penurunan status gizi dar kemungkinan hasil buruk lainnya.
Proses asuhan gizi terstandar (PAGT) menjadi fondasi utama yang harus dilakukan ahli gizi kepada pasien penyakit ginjal dengan malnutrisi sehingga perburukan status gizi dan komplikasi penyakit dapat diminimalkan. Seiring dengan perkembangan ilmu gizi, telah diketahui juga terkait peranan makanan nabati pada penyakit ginjal kronik.
Buku Asuhan Gizi pada Gangguan Ginjal Akut dan Penyakit Ginjal Kronik ini menyajikan skrining gizi dan seluruh tahapan PAGT pada pasien dengan gagal ginjal akut, gagal ginjal pre-dialisis, dan gagal ginjal dengan HD/DPMB. Dilengkapi juga dengan hasil penelitian, data pendukung dari beberapa literatur, serta contoh kasus dan latihan soal. Buku ini ditujukan bagi mahasiswa gizi maupun ahli gizi yang bekerja di rumah sakit atau institusi kesehatan lain. Dengan memahami PAGT dengan baik, diharapkan pembaca dapat berperan dalam mengatasi malnutrisi pada pasien ginjal.
Tidak tersedia versi lain